Lumpur dan Genangan Jadi Jalan Harian” — Warga Banyu Abang Geram, Tantang Bupati Kayong Utara Turun Langsung

Kayong Utara, Kalbar – Ledaknews.com. (24 April 2026). Kondisi memprihatinkan infrastruktur jalan kembali menjadi sorotan publik. Kali ini datang dari Desa Banyu Abang, Kecamatan Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara, setelah sebuah video keluhan warga viral di media sosial.

Dalam video tersebut, tampak jelas jalan kabupaten yang seharusnya menjadi akses utama masyarakat justru berubah menjadi kubangan lumpur. Genangan air menutup hampir seluruh badan jalan, membuat kendaraan sulit melintas dan aktivitas warga terganggu.

Sejumlah warga menyebut, kondisi ini bukan baru terjadi, melainkan sudah cukup lama tanpa penanganan serius. Akibatnya, akses transportasi warga—terutama untuk kebutuhan ekonomi dan mobilitas harian—menjadi sangat terbatas.

Merasa tak lagi bisa menunggu, warga akhirnya turun tangan. Dengan alat seadanya, mereka bergotong royong memperbaiki jalan secara swadaya agar tetap bisa dilalui, meski hasilnya jauh dari kata layak.

Dalam rekaman yang beredar, terdengar suara warga yang secara terbuka menyampaikan kritik kepada kepala daerah.

“Teruntuk Pak Bupati Kayong Utara, supaya tidak dikatakan hanya heboh di media sosial, dengan adanya jalan rusak di Banyu Abang, turun pak ke Banyu Abang, dengarkan langsung keluhan masyarakat,” ucap seorang warga.

Nada kekecewaan juga disampaikan warga lainnya yang ikut menyoroti minimnya perhatian pemerintah.

“Percuma ada bupati, bupati mungkin banyak tidur saja,” ujar suara lain dalam video tersebut.

Pernyataan tersebut mencerminkan kekecewaan yang memuncak di tengah masyarakat. Warga berharap pemerintah daerah tidak hanya merespons setelah viral, tetapi benar-benar hadir dan memberikan solusi nyata atas persoalan yang mereka hadapi.

Video ini pun memicu reaksi luas dari warganet, yang sebagian besar mendukung tuntutan warga agar pemerintah segera memperbaiki infrastruktur jalan yang dinilai vital bagi kehidupan masyarakat desa.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Kabupaten Kayong Utara terkait keluhan warga maupun kondisi jalan yang viral tersebut.

Tim/Red

Editor:Ali

Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada Pemerintah Kabupaten Kayong Utara, khususnya pihak terkait, atas pemberitaan ini. Tanggapan resmi dapat disampaikan melalui kanal redaksi demi menjaga keberimbangan informasi.

Recommended For You

About the Author: ledaknews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *