Ketapang, Kalimantan Barat— Ledaknews.com. Dalam suasana khidmat, Bupati Kabupaten Ketapang menghadiri Misa Malam Paskah di Gereja Santo Agustinus Ketapang, Sabtu malam. Kehadiran ini menjadi wujud penghormatan, kebersamaan, dan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kerukunan antarumat beragama.
Perayaan berlangsung sejuk, tertib, dan penuh kekhusyukan. Jemaat memanjatkan doa dan syukur atas makna kebangkitan, harapan, serta kemenangan terang atas kegelapan yang menjadi inti Paskah.
Dalam sambutannya, Bupati menekankan makna Paskah sebagai momentum refleksi bagi seluruh masyarakat, tentang kasih tanpa batas, pengorbanan, dan harapan akan kehidupan yang lebih baik.
“Paskah mengingatkan kita arti kasih tanpa batas dan pengorbanan. Kita diajak merefleksikan perjalanan dari kegelapan menuju terang, dari luka menuju harapan baru,” ujarnya.
Bupati juga menegaskan bahwa Ketapang adalah rumah besar bagi seluruh masyarakat tanpa memandang suku, agama, dan golongan. “Ketapang adalah rumah besar kita bersama. Persatuan, toleransi, dan kebersamaan harus terus dijaga demi kemajuan daerah.”
Kehadiran Bupati dalam Misa Malam Paskah menjadi simbol komitmen Pemkab Ketapang merawat toleransi, memperkuat harmoni sosial, serta sejalan dengan visi pembangunan berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang maju dan mandiri.
Yun