Ketapang, Kalbar – Ledaknews.com. (10 Mei 2026). Sinergi antara Lembaga Majelis Ta’lim Muallaf (LMTM) Kabupaten Ketapang bersama Safari Al-Qur’an Nusantara menjadi langkah nyata dalam memperkuat pembinaan keislaman bagi para muallaf di Kecamatan Benua Kayong dan sejumlah wilayah pedalaman lainnya di Kabupaten Ketapang.
Melalui program penyaluran wakaf Al-Qur’an dari Yayasan Al-Azhar yang untuk pertama kalinya hadir di Provinsi Kalimantan Barat, kegiatan ini tidak hanya menghadirkan bantuan sarana ibadah, tetapi juga memperkuat komitmen pembinaan Al-Qur’an secara berkelanjutan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Perwakilan Baitulmaal Saudara Seiman, Ustad Condro, menegaskan bahwa kolaborasi bersama LMTM Ketapang menjadi bagian penting dalam membangun pendampingan keagamaan yang konsisten bagi para muallaf, lansia, dan generasi muda di daerah pelosok.
“Sinergi bersama LMTM Ketapang menjadi kekuatan besar dalam menghadirkan pembinaan Al-Qur’an dan pendidikan umat secara berkelanjutan. Kami ingin masyarakat, khususnya para muallaf, mendapatkan akses belajar Al-Qur’an dengan mudah dan pendampingan yang terus berjalan,” ujarnya.
Selain pembinaan baca Al-Qur’an, program ini juga mendorong penguatan keterampilan teknologi informasi bagi masyarakat sebagai bagian dari pengembangan sumber daya manusia di daerah.
Rangkaian kegiatan Safari Al-Qur’an Nusantara yang juga dihadiri Ketua MUI Ketapang, KH. Faishol Maksum, turut diisi dengan sosialisasi literasi kelistrikan oleh Manajer PLN (Persero) UP3 Ketapang, Yusrizal Ibrani, serta penyerahan santunan dari Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN kepada 15 muallaf binaan LMTM Kabupaten Ketapang.

Program Safari Al-Qur’an Nusantara sendiri dilaksanakan di lima kecamatan di Kabupaten Ketapang, yakni Kendawangan, Air Upas, Manis Mata, Nanga Tayap, dan Hulu Sungai.
Ketua LMTM Ketapang, Verry Liem, menyampaikan rasa syukur atas terjalinnya kolaborasi yang dinilai membawa manfaat besar bagi para muallaf di Kabupaten Ketapang.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian serta dukungan dari seluruh pihak. Kehadiran program ini memberikan semangat baru bagi para muallaf untuk terus belajar dan memperdalam pemahaman agama,” ungkapnya.
Verry berharap kerja sama yang telah terbangun dapat terus diperkuat melalui berbagai program pembinaan, pemberdayaan, dan pendampingan umat di masa mendatang.
Kolaborasi antara LMTM Ketapang, Baitulmaal Saudara Seiman, YBM PLN, serta relawan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Sahabat Cita Khatulistiwa menjadi bukti nyata bahwa sinergi berbagai pihak mampu menghadirkan manfaat luas bagi masyarakat, khususnya dalam memperkuat pembinaan keagamaan di wilayah pedalaman Kalimantan Barat.(Yun)