BBM 8.000 Liter Raib dalam 30 Menit, Warga Sukadana Murka! SPBU-N 68.794.003 Diduga “Main Mata” dengan Pengepul

Kayong Utara, Kalbar — Ledaknews.com. Kemarahan warga Sukadana memuncak setelah stok BBM di SPBU-N 68.794.003 Sukadana dilaporkan ludes hanya dalam waktu sekitar 30 menit pada Selasa (26/05/2026).

Ribuan liter BBM yang seharusnya dinikmati masyarakat justru diduga sudah “diamankan” lebih dulu oleh pengepul pada malam hari.

Akibatnya, warga yang sejak pagi rela mengantre panjang hanya bisa gigit jari. Banyak pengendara terpaksa pulang tanpa setetes BBM pun, sementara antrean kendaraan mengular dan suasana di lokasi dipenuhi keluhan masyarakat.

Kekecewaan warga semakin meledak setelah salah seorang konsumen mengunggah kondisi SPBU ke media sosial melalui akun Facebook Hanafi di Grup Kayong Informasi. Unggahan tersebut langsung ramai dibanjiri komentar netizen yang ikut mempertanyakan ke mana sebenarnya distribusi BBM itu mengalir.

“Setengah jam langsung habis, ini tidak masuk akal. Kami antre lama malah tidak kebagian,” tulis salah satu warga dalam komentar unggahan tersebut.

” Udah antre dari subuh, ” komen warga lain.

Masyarakat menduga kuat stok BBM sudah lebih dulu disalurkan secara diam-diam kepada pengepul pada malam hari sehingga saat SPBU dibuka untuk umum, persediaan tinggal sedikit dan cepat habis.

Kondisi ini memicu desakan agar aparat penegak hukum dan pihak Pertamina segera turun tangan melakukan investigasi terhadap pola distribusi BBM di SPBU tersebut. Warga menilai jika dugaan ini benar, maka praktik tersebut sangat merugikan masyarakat kecil yang setiap hari bergantung pada BBM untuk bekerja dan beraktivitas.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola SPBU-N 68.794.003 Sukadana belum memberikan keterangan resmi terkait cepat habisnya stok BBM maupun dugaan penyaluran kepada pengepul.(Red) 

Redaksi membuka ruang gak jawab dan klarifikasi kepada pihak-pihak terkait sesuai aturan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers

Recommended For You

About the Author: ledaknews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *