Ketapang, Kalbar – Ledaknews.com. Ribuan pelari memadati kawasan halaman Citimall Ketapang pada Minggu (12/7/2026) untuk mengikuti Bhayangkara Run 2026, kegiatan olahraga yang menjadi puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Ketapang.
Sejak pagi, suasana berlangsung semarak. Peserta dari berbagai kalangan tampak antusias mengikuti kegiatan yang tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga mempererat kebersamaan antara masyarakat dan aparat.
Acara tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, komunitas olahraga, serta sejumlah figur publik nasional, di antaranya Tarra Budiman, Danar Gurito, dan Rolan Sihombing.
Dalam sambutannya, Bupati Ketapang menyampaikan apresiasi kepada Polres Ketapang yang dinilai berhasil menyelenggarakan kegiatan dengan baik sekaligus menghidupkan kembali tradisi Car Free Day (CFD) di Kabupaten Ketapang.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Ketapang, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kapolres Ketapang beserta seluruh jajaran. Kehadiran kembali Car Free Day merupakan langkah positif yang memberikan ruang bagi masyarakat untuk hidup lebih sehat sekaligus mempererat kebersamaan,” ujarnya.

Menurut Bupati, Bhayangkara Run bukan sekadar perlombaan lari maupun kegiatan olahraga rekreasi, tetapi menjadi simbol nyata kuatnya sinergi antara Polri, Pemerintah Daerah, TNI, sektor swasta, dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun daerah.
Ia menegaskan, semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan tersebut merupakan modal sosial yang sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Ketapang.
“Semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan ini merupakan modal sosial yang sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Ketapang. Daerah yang aman akan menciptakan iklim yang kondusif bagi investasi, pembangunan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Bupati juga mengingatkan bahwa tantangan pembangunan daerah ke depan semakin kompleks sehingga membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, ego sektoral harus dikesampingkan demi menghadirkan pembangunan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Ia berharap momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi penguat komitmen seluruh pihak untuk terus bersinergi dalam membangun Ketapang yang aman, maju, dan sejahtera.
“Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Semoga Polri semakin Presisi, semakin profesional, semakin dicintai masyarakat, serta terus menjadi mitra strategis dalam membangun Kabupaten Ketapang yang lebih maju dan sejahtera,” tutupnya.(Red)