Sejak 2020 Diusulkan, Pelabuhan Apung Selayar Belum Tersentuh Pembangunan

Lingga,Kepri. – Ledaknews.com

Kondisi pelabuhan apung yang berada di wilayah Kecamatan Selayar, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, semakin memprihatinkan dan dikeluhkan masyarakat. Infrastruktur yang menjadi akses utama transportasi laut bagi warga pesisir tersebut dinilai membutuhkan perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi tersebut, Camat Selayar H. Abdul Kamar bersama tiga kepala desa turun langsung meninjau pelabuhan apung guna melihat kondisi terkini fasilitas yang selama ini menjadi urat nadi mobilitas masyarakat.

Dalam keterangannya, H. Abdul Kamar mengatakan bahwa usulan perbaikan pelabuhan apung sebenarnya telah disampaikan sejak tahun 2020 melalui berbagai tahapan perencanaan pembangunan, mulai dari Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan hingga tingkat kabupaten.

Selain itu, dirinya bersama para kepala desa juga telah beberapa kali mendatangi Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau untuk memperjuangkan agar pembangunan maupun rehabilitasi pelabuhan apung di Kecamatan Selayar dapat menjadi salah satu program prioritas pemerintah provinsi.

“Pelabuhan apung ini merupakan urat nadi akses transportasi masyarakat pesisir, khususnya di Kecamatan Selayar. Hampir seluruh aktivitas masyarakat, baik untuk pendidikan, kesehatan, perdagangan maupun kebutuhan sehari-hari bergantung pada keberadaan pelabuhan ini,” ujar H. Abdul Kamar. Kamis (30/07/2026).

Ia berharap Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dapat memberikan perhatian lebih terhadap kondisi infrastruktur tersebut demi menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas.

“Kami memohon kepada Bapak Gubernur Kepulauan Riau, H Ansar Ahmad, agar dapat merespons keluhan masyarakat kami yang selama ini belum pernah mendapatkan sentuhan pembangunan. Harapan kami, pelabuhan apung ini dapat menjadi prioritas untuk segera diperbaiki,” katanya.

Senada dengan itu, Kepala Desa Penuba, Safri, menyampaikan bahwa pemerintah desa bersama para kepala desa lainnya telah berupaya maksimal memperjuangkan aspirasi masyarakat. Berbagai koordinasi dan kunjungan ke Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau telah dilakukan, namun hingga kini belum ada kepastian mengenai realisasi pembangunan maupun perbaikan pelabuhan tersebut.

Menurut Safri, kondisi pelabuhan yang terus mengalami penurunan kualitas berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat, terutama warga yang setiap hari bergantung pada transportasi laut sebagai satu-satunya akses penghubung antarwilayah.

Masyarakat Kecamatan Selayar pun berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata agar pelabuhan apung yang menjadi fasilitas vital tersebut dapat segera diperbaiki. Selain meningkatkan keselamatan pengguna jasa transportasi laut, perbaikan pelabuhan juga diyakini akan mendukung pertumbuhan ekonomi serta memperlancar konektivitas antarwilayah di Kabupaten Lingga.

Suryadi

Recommended For You

About the Author: ledaknews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *