Angin Kencang Terjang Kawasan Gurindam 12, Belasan Tenda dan Gerobak Pedagang Rusak

Tanjungpinang, Kepri – Ledaknews.com Angin kencang menerjang kawasan Gurindam 12 Tepi Laut, Tanjungpinang, pada Jumat malam (27/2) sekitar pukul 04.00 dini hari. Peristiwa tersebut menyebabkan belasan tenda dan gerobak pedagang, khususnya lapak penjual tepongken, mengalami kerusakan parah dan sebagian tidak dapat digunakan lagi.(27/2/2026).

Berdasarkan keterangan saksi mata yang juga merupakan petugas pamswakarsa yang berjaga malam, angin datang secara tiba-tiba dari arah barat dengan hembusan yang cukup kuat dan berputar.

“Anginnya spontan dan mendadak. Saya lihat ada beberapa tenda yang sampai terangkat lalu terhempas. Namun angin memang tidak berlangsung lama,” ujarnya.

Meski hanya berlangsung singkat, dampaknya cukup besar. Sejumlah tenda roboh, rangka patah, dan terpal sobek akibat terjangan angin tersebut.

Salah seorang pedagang, Nani, mengaku sangat terkejut saat melihat kondisi tendanya yang sudah dalam keadaan rusak.

“Kaget sekali lihat tenda sudah hancur. Ini menjelang Lebaran, seharusnya tidak ada pengeluaran mendadak seperti ini. Beberapa hari terakhir dagangan juga sedang sepi,” ungkapnya.

Menanggapi kejadian tersebut, Ketua Koperasi Perkumpulan Pedagang Kecil Tepi Laut (PPKTL), A. Ridwan, menyampaikan rasa prihatin dan solidaritas kepada para pedagang yang terdampak.

“Atas nama Koperasi PPKTL, kami sangat prihatin atas musibah ini. Kondisi ini tentu sangat memberatkan pedagang, apalagi menjelang Lebaran yang seharusnya menjadi momen meningkatkan pendapatan. Kami akan segera melakukan pendataan terhadap anggota yang terdampak dan berupaya mencari solusi terbaik agar mereka bisa kembali berjualan,” tegas A. Ridwan.

Ia juga berharap adanya perhatian dari pihak terkait agar para pelaku UMKM di kawasan tepi laut dapat memperoleh dukungan, mengingat kawasan tersebut merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat kecil di Kota Tanjungpinang.

(A.R)

Recommended For You

About the Author: ledaknews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *