Ketapang, Kalimantan Barat — Ledaknews.com (03 April 2026) Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Kalimantan Barat mengecam keras aksi pembakaran rumah warga yang terus terjadi di Kecamatan Air Upas, Kabupaten Ketapang.
Hingga saat ini, tercatat sebanyak 29 rumah warga telah menjadi korban pembakaran oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Peristiwa ini tidak hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga menciptakan rasa takut dan trauma mendalam di tengah masyarakat.
Pernyataan Sikap KOKAM Kalimantan Barat
Atas nama KOKAM Kalimantan Barat, kami menyatakan:
Mengecam keras aksi pembakaran permukiman warga yang merupakan tindakan kriminal dan tidak berperikemanusiaan.
Mendesak aparat penegak hukum untuk segera menangkap pelaku dan mengusut tuntas kasus ini yang hingga kini belum menunjukkan kejelasan.
Meminta negara hadir melalui aparatnya sebagai pengayom, pelindung, dan penegak keadilan bagi masyarakat.
Menegaskan bahwa kasus ini telah berlangsung berulang kali dan tidak boleh lagi dianggap sebagai kejadian biasa.
Desakan Tegas kepada Kapolda Kalimantan Barat
KOKAM Kalimantan Barat juga secara khusus mendesak Kapolda Kalimantan Barat untuk:
Segera mengambil langkah konkret dan terukur dalam mengungkap kasus pembakaran ini
Memerintahkan jajaran untuk bekerja maksimal dan profesional
Menyampaikan perkembangan penanganan kasus secara terbuka kepada publik
Kami menilai, kasus ini telah berlangsung hampir satu tahun tanpa kejelasan, sehingga menimbulkan pertanyaan besar terhadap keseriusan penanganannya.
Desakan Umum
Peningkatan pengamanan di wilayah rawan
Penindakan tegas terhadap pelaku
Perlindungan maksimal terhadap masyarakat
Teror pembakaran yang terus berulang menunjukkan adanya ancaman serius terhadap keamanan masyarakat. Oleh karena itu, KOKAM Kalimantan Barat menegaskan:
“Negara harus hadir. Jangan sampai korban terus bertambah dan pelaku tetap bebas berkeliaran.”
Red