
Tambelan, Kepri – Ledaknews.com Para pelaku usaha perikanan di Kecamatan Tambelan sepakat membentuk Asosiasi Pengusaha Ikan Tambelan (APIT) sebagai wadah untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan koordinasi, serta mendorong pengembangan sektor perikanan yang lebih maju dan berdaya saing.(30/7/2026)
Pembentukan APIT disepakati dalam musyawarah yang berlangsung pada Rabu (29/7), dihadiri oleh pengusaha perikanan, penampung ikan, pemilik armada pengangkut hasil laut, tokoh masyarakat, serta unsur pemerintah yang berkaitan dengan sektor perikanan.
Kepala UPTD Pelayanan Usaha Perikanan Tambelan, Fermansyah Fatria Pratama, mengatakan bahwa lahirnya APIT merupakan hasil dari komunikasi dan diskusi yang telah berlangsung antara pemerintah dan para pelaku usaha. Kesamaan visi untuk membangun sektor perikanan yang sehat dan berkelanjutan menjadi dasar terbentuknya organisasi tersebut.
Menurutnya, APIT diharapkan mampu menjadi wadah pemersatu yang dapat memperkuat kerja sama antar pelaku usaha, meningkatkan koordinasi dengan pemerintah, serta menciptakan iklim usaha yang kondusif demi kemajuan sektor perikanan Tambelan.
“Dengan adanya APIT, seluruh pelaku usaha perikanan memiliki ruang untuk bersinergi dan saling mendukung. Organisasi ini diharapkan menjadi kekuatan bersama dalam membangun sektor perikanan yang lebih profesional dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Fermansyah.
Dalam musyawarah tersebut, peserta juga menyepakati dan mengesahkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) sebagai landasan organisasi. Selain itu, dilakukan pemilihan pengurus perdana APIT secara musyawarah mufakat.
Hasil pemilihan menetapkan Ramijan sebagai Ketua, Aufa Orakel sebagai Sekretaris, dan Heriyanto sebagai Bendahara.
Ketua APIT terpilih, Ramijan, menegaskan komitmennya untuk membangun organisasi yang solid dan mampu menjadi representasi seluruh pelaku usaha perikanan di Tambelan. Ia berharap APIT dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengembangkan potensi perikanan daerah sekaligus memperjuangkan kepentingan anggota.
Dukungan terhadap pembentukan APIT juga datang dari berbagai elemen masyarakat, termasuk Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Tambelan. Kehadiran organisasi tersebut dinilai dapat memperkuat semangat persatuan, musyawarah, dan gotong royong dalam mendukung pembangunan sektor perikanan.
Dengan terbentuknya APIT, para pelaku usaha perikanan Tambelan optimistis potensi kelautan dan perikanan daerah dapat dikelola secara lebih baik. Organisasi ini diharapkan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir serta berkontribusi terhadap pembangunan Kabupaten Bintan dan Provinsi Kepulauan Riau.
(Ita)