Tenda Kue Balok Pedagang Baru dan Antena TV Bu Nani Hilang Bersamaan di Tepi Laut Gurindam 12

Tanjungpinang, Kepri – Ledaknews.com Aksi pencurian kembali meresahkan para pedagang di kawasan Gurindam 12 Tepi Laut, Kota Tanjungpinang. Sebuah tenda kue balok milik pedagang baru dilaporkan hilang, bersamaan dengan hilangnya antena televisi milik Bu Nani pada Sabtu dini hari.

Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Menurut keterangan para pedagang, sekitar pukul 03.00 WIB saat para pedagang menutup lapak, tenda kue balok dan antena TV tersebut masih terlihat berada di tempatnya.(14/3/2026)

Namun saat para pedagang kembali ke lokasi sekitar pukul 06.00 WIB, kedua barang tersebut sudah tidak ada lagi. Mengetahui hal itu, para pedagang langsung berusaha mencari di sekitar kawasan Tepi Laut dengan menanyakan kepada pedagang lain yang berada di lokasi.

Meski sudah dilakukan pencarian di sekitar area pedagang, hingga saat ini tidak ada yang melihat ataupun mengetahui keberadaan tenda kue balok maupun antena televisi tersebut. Informasi kehilangan tersebut juga diperkuat oleh laporan dari Ketua RT setempat yang menyebutkan bahwa pihaknya menerima laporan terkait hilangnya tenda kue balok milik pedagang baru tersebut.

Para pedagang menduga kuat barang-barang tersebut dicuri oleh orang yang masuk ke kawasan itu saat kondisi masih sepi menjelang subuh.

Selain kejadian tersebut, para pedagang juga mengaku berbagai laporan kehilangan lainnya dalam beberapa waktu terakhir terus bermunculan. Beberapa pedagang menyebutkan ada yang kehilangan terpal, tapak payung, kabel listrik, hingga lampu yang biasa digunakan untuk penerangan lapak saat berjualan di malam hari.

Dalam dua bulan terakhir, para pedagang mengaku sudah belasan kali mengalami kehilangan barang dagangan maupun perlengkapan lapak. Namun hingga kini, belum ada satu pun pelaku yang berhasil diketahui secara pasti.

Kondisi ini membuat para pedagang merasa khawatir karena sering meninggalkan perlengkapan dagangan mereka setelah selesai berjualan.

Menyikapi situasi tersebut, gabungan para pedagang di kawasan Tepi Laut berencana akan duduk bersama untuk membahas persoalan keamanan barang-barang dagangan yang mereka tinggalkan. Para pedagang berharap ada perhatian dari pihak terkait agar keamanan di kawasan tersebut dapat lebih ditingkatkan sehingga kejadian serupa tidak terus berulang dan tidak semakin merugikan para pedagang baik dari segi material maupun waktu.

(*)

Recommended For You

About the Author: ledaknews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *