Kritik ke Bupati Ketapang Dinilai Bias dan Tak Terarah, Jagadilaga: Jangan Campur Isu Buruh dengan Kepentingan Lain

Foto Eklusiv: Daniel Panglima Besar Laskar Jaga Di laga

Ketapang, Kalbar – Ledaknews.com Panglima Besar Jagadilaga, Daniel, menyoroti pola kritik terhadap Bupati Ketapang yang dinilai semakin bias dan tidak terarah dari isu utama yang diangkat.

Ia menilai, kritik yang awalnya berfokus pada persoalan ketenagakerjaan kini justru melebar ke berbagai sektor lain seperti kondisi infrastruktur jalan hingga harga kebutuhan pokok. Hal ini, menurutnya, membuat substansi kritik menjadi kabur dan berpotensi menyesatkan opini publik.

“Kritik yang disampaikan seharusnya fokus pada satu isu agar jelas arah dan tujuannya. Jika dicampur dengan berbagai persoalan lain, justru kehilangan substansi,” ujar Daniel saat ditemui di Sebuah Kafe di Ketapang Jumat(10/04/2026).

Ia menegaskan bahwa dalam iklim demokrasi, kritik merupakan hal yang wajar dan diperlukan. Namun demikian, kritik harus tetap disampaikan secara objektif, proporsional, serta didukung data yang valid agar tidak terkesan tendensius atau bermuatan kepentingan tertentu.

“Jangan sampai kritik terkesan hanya mencari-cari kesalahan atau menyudutkan tanpa dasar yang kuat,” tegasnya.

Daniel juga mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah, terutama ketika membahas isu sensitif seperti ketenagakerjaan yang berdampak langsung pada masyarakat.

“Masalah buruh itu serius dan perlu solusi konkret. Jangan dicampur dengan isu lain yang tidak relevan, karena justru membingungkan masyarakat,” katanya.

Ia berharap kritik yang disampaikan kepada pemerintah daerah dapat menjadi masukan yang konstruktif dan solutif, bukan sekadar opini yang memperkeruh situasi.

“Tujuan kita bersama adalah menjaga Ketapang tetap kondusif dan memastikan pembangunan berjalan dengan baik,” tutup Daniel.

Red

Editor: Ali

Recommended For You

About the Author: ledaknews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *