Bupati Ketapang Alexander Wilyo Ultimatum Perusahaan: Utamakan Tenaga Lokal atau Hadapi Evaluasi

Ketapang, Kalbar – Ledaknews.com.(16 April 2026). Sikap tegas ditunjukkan Bupati Ketapang Alexander Wilyo dalam merespons persoalan tenaga kerja dan potensi konflik sosial di daerah. Melalui surat resmi yang ditujukan kepada seluruh perusahaan, ia mengirim pesan kuat: investasi harus berpihak pada masyarakat lokal.

Tak lagi sekadar imbauan, Bupati menegaskan bahwa perusahaan di sektor perkebunan, pertambangan, kehutanan, hingga industri wajib memprioritaskan tenaga kerja lokal. Kebijakan ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah untuk menekan pengangguran sekaligus memastikan manfaat investasi tidak hanya dinikmati segelintir pihak.

“Jangan sampai perusahaan beroperasi di daerah, tetapi masyarakat sekitar justru tidak mendapat ruang kerja,” tegasnya.

Selain soal rekrutmen, Bupati juga menyoroti minimnya kontribusi perusahaan dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ia meminta dunia usaha tidak lepas tangan, melainkan aktif membuka pelatihan, magang, hingga program pemberdayaan yang berkelanjutan.

Di sisi lain, potensi konflik sosial yang kerap muncul di wilayah operasional perusahaan turut menjadi perhatian serius. Alexander Wilyo menegaskan bahwa pendekatan represif bukan solusi. Ia mendorong penyelesaian melalui jalur dialog, mediasi, dan musyawarah dengan menghormati kearifan lokal.

“Setiap konflik harus diselesaikan dengan kepala dingin, mengedepankan adat dan budaya, bukan memperkeruh situasi,” ujarnya.

Langkah tegas ini dinilai sebagai sinyal kuat bahwa Pemerintah Kabupaten Ketapang tidak akan mentolerir praktik usaha yang mengabaikan kepentingan masyarakat. Di saat yang sama, kebijakan ini juga menjadi upaya menjaga stabilitas daerah agar iklim investasi tetap sehat, adil, dan berkelanjutan.

Dengan tekanan sekaligus arahan yang jelas kepada perusahaan, Kabupaten Ketapang kini bergerak menuju model pembangunan yang lebih inklusif—di mana investasi dan kesejahteraan masyarakat berjalan seiring.

(Red) 

Editor:Ali

Recommended For You

About the Author: ledaknews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *