MTQ Muallaf Perdana Kalbar Resmi Dibuka, 14 Daerah Kirim Kafilah Terbaik

Pontianak, Kalbar— Ledaknews.com  Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Antar Saudara Baru (Muallaf) Tingkat Provinsi Kalimantan Barat pertama resmi dibuka di Asrama Haji Pontianak, Jumat (15/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari hingga 17 Mei 2026 itu menjadi momentum penting dalam pembinaan keagamaan dan penguatan syiar Islam bagi para muallaf di Kalimantan Barat.

Sebanyak 14 kabupaten/kota di Kalimantan Barat mengirimkan kafilah terbaiknya untuk mengikuti MTQ Muallaf perdana tersebut. Dua cabang yang diperlombakan yakni tartil Al-Qur’an dan Tahfidz.

Pembukaan kegiatan dihadiri Staf Ahli Gubernur Bidang Sosial dan SDM yang mewakili Gubernur Kalimantan Barat, turut hadir Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat Dr. H. Muhajirin Yanis, M.Si., Kepala Kanwil Haji dan Umrah Provinsi Kalbar H. Arif Musa, S.HI., M.H., unsur Forkopimda, pimpinan ormas Islam, tokoh Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama Kalbar, jajaran perbankan, serta pengurus Yayasan Kejayaan Muallaf Indonesia dan Lembaga Majelis Taklim Muallaf (LMTM) Kalbar.

Ketua Panitia yang juga Ketua Umum Yayasan Kejayaan Muallaf Indonesia dan Ketua Umum LMTM Kalbar, Muhammad Damanhuri, S.HI., S.H., M.Pd., mengatakan MTQ Antar Saudara Baru (Muallaf) tingkat provinsi pertama ini menjadi sejarah baru dalam pembinaan umat, khususnya bagi para muallaf di Kalimantan Barat.

“Alhamdulillah, sebanyak 14 kabupaten/kota mengutus peserta terbaiknya untuk mengikuti MTQ “Antar Saudara Baru” tingkat Provinsi Kalbar pertama ini. Ini menjadi kebanggaan sekaligus semangat bersama dalam membina para muallaf agar semakin dekat dengan Al-Qur’an,” ujarnya dalam sambutan.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda rutin tahunan dan mendapat dukungan penuh dari seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah.

Meski acara berlangsung meriah dan penuh semangat ukhuwah, sejumlah kafilah dan pengurus lembaga muallaf menyayangkan ketidakhadiran langsung Gubernur Kalimantan Barat pada pembukaan MTQ Muallaf perdana tersebut.

Menurut mereka, kehadiran gubernur dinilai sangat penting sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap pembinaan para muallaf di daerah, sekaligus menjadi motivasi besar bagi peserta yang datang dari berbagai kabupaten/kota.

“Kami tentu memahami agenda pimpinan daerah yang padat. Namun, para peserta sebenarnya sangat berharap bisa bertemu langsung dengan gubernur. Kehadiran beliau tentu akan menjadi motivasi dan kebanggaan tersendiri bagi para muallaf,” ujar salah seorang pengurus kafilah.

Hal senada juga disampaikan beberapa pengurus lembaga pembinaan muallaf yang menilai MTQ Muallaf tingkat provinsi pertama ini merupakan momentum bersejarah yang patut mendapat perhatian lebih dari pemerintah daerah.

Mereka berharap ke depan kegiatan pembinaan muallaf tidak hanya mendapat dukungan moral, tetapi juga perhatian serius dalam bentuk program pembinaan berkelanjutan.

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Bidang Sosial dan SDM yang hadir mewakili Gubernur Kalbar menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya MTQ Antar Saudara Baru (Muallaf) pertama di Kalimantan Barat. Ia menilai kegiatan tersebut sangat positif dalam memperkuat nilai-nilai religius, persaudaraan, dan pembinaan umat.

“Kegiatan ini sangat baik untuk mempererat ukhuwah sekaligus meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, khususnya di kalangan muallaf,” katanya.

MTQ Muallaf Tingkat Provinsi Kalbar pertama itu diharapkan mampu melahirkan generasi muallaf yang Qurani, berakhlak mulia, serta menjadi inspirasi bagi masyarakat luas dalam memperkuat nilai-nilai keislaman dan persatuan di Kalimantan Barat. (Tim/Red) 

Recommended For You

About the Author: ledaknews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *