Pembagian Rapot di SMP N 1 Selayar Berjalan Lancar Senergi Sekolah,Guru dan Orang tua jadi Pokus Utama

Lingga,Kepri-Ledaknews.com

Pembagian Rapot Sekolah SMP N 1 Selayar  Desa Penuba Kecamatan Selayar Kabupaten Lingga pada Sabtu (20/07/2026)

Halaman SMP Negeri 1 Selayar pagi itu dipenuhi suasana yang berbeda dari hari biasa. Tidak ada lonceng masuk sekolah, tidak ada baris berbaris. Yang ada hanya deretan kursi plastik, senyum para guru, dan wajah antusias puluhan orang tua/wali murid yang datang lebih awal.

sabtu 20 Juni 2026, SMP N 1 Selayar menggelar acara *Pembagian Raport* hasil belajar akhir semester genap tahun ajaran 2025/2026. Acara ini menjadi penanda kenaikan kelas bagi siswa kelas VII dan VIII,.

*Suasana Pagi yang Arif dan Menyenangkan*

Acara dimulai tepat pukul 08:30 WIB . Cuaca cerah tanpa mendung menambah khidmat suasana. Orang tua duduk berbaur dengan guru di ruangan, menciptakan atmosfer kekeluargaan yang kental.

“Ini bukan sekadar ambil raport lalu pulang. Kami ingin orang tua merasakan langsung bagaimana anak-anak belajar dan berkembang selama setahun,” ujar Kepala SMP N 1 Selayar, *Otong Asyhari, S.Pd*, saat membuka acara.

Arahan Kepala Sekolah: Ada Prestasi, Ada PR Bersama

Dalam sambutannya, Kepala sekolah membuka ruang diskusi soal persoalan yang masih jadi PR. “Kami jujur ke bapak ibu. Masalah yang paling sering kami hadapi: siswa bolos tanpa keterangan, terlambat karena jarak rumah ke sekolah cukup jauh, tidak masuk nya murid tanpa keterangan” jelasnya.

Pak Otong menekankan, sekolah tidak bisa menyelesaikan semua sendiri. “Kami hanya mendampingi anak 6-7 jam di sekolah. Sisanya ada di rumah. Kalau aturan sekolah A, tapi di rumah dibiarkan B, anak akan bingung. Karena itu sinergi orang tua dan guru mutlak diperlukan.”

*Sesi Wali Kelas: Komunikasi Dua Arah untuk Kemajuan Murid*

 

Setelah sambutan, orang tua dipersilakan masuk ke kelas masing-masing. Di kelas VIII.1, wali kelas *E. Syafrizal, S.Pd* menyambut orang tua dengan ramah. Satu per satu rapor dibagikan sambil memberi catatan personal tentang perkembangan siswa.

“sebagian murit, nilai matematikanya bagus tapi sering terlambat masuk. dan sebagian lain nya rajin tapi sering tidak masuk sekolah. hal Ini kami sampaikan bukan untuk menakut-nakuti, tapi supaya kita tahu apa yang harus diperbaiki bersama,” kata Syafrizal.

Ia berulang kali menekankan pentingnya kerja sama. “Bapak ibu, kami di sekolah hanya bisa mengawasi saat jam belajar. Tolong di rumah dicek PR-nya, ditanya kabar sekolahnya, dibatasi waktu main HP-nya. Kalau ada masalah di rumah, infokan ke kami. Begitu juga sebaliknya, kalau ada masalah di sekolah, kami langsung hubungi bapak ibu. Tujuannya satu: anak-anak kita naik kelas dengan bekal ilmu dan akhlak yang baik.”

Para orang tua tampak antusias bertanya. Beberapa membuat janji bertemu khusus dengan wali kelas untuk membahas perkembangan anak lebih detail.

*Harapan untuk Masa Depan*

Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto kelas. Tidak ada suasana tegang ,Pendekatan komunikasi yang humanis membuat orang tua memahami alasan dan rencana pembinaan ke depan.

“Kami bersyukur sekolah mengundang kami dan menjelaskan dengan baik. Jadi kami tahu harus berbuat apa di rumah,” kata salah satu wali murid kelas VIII.1.

Otong Asyhari menutup acara dengan pesan: “Raport hari ini hanya selembar kertas berisi angka. Tapi yang lebih penting adalah komitmen kita bersama. Kalau guru dan orang tua kompak, insyaAllah SMP N 1 Selayar akan terus melahirkan generasi Selayar yang cerdas, berakhlak, dan siap bersaing.”

Di bawah langit Selayar yang cerah, raport dibagikan. Dan yang lebih berharga dari nilai di atas kertas adalah janji baru yang lahir: antara guru, orang tua, dan sekolah, untuk masa depan anak-anak Selayar.

(suryadi/cut)

Recommended For You

About the Author: ledaknews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *