Ayah Korban Murka! Dua Tahun Kasus Kematian Anak Mandek, Penyidik Polres Ketapang Disorot

Ketaoang, Kakbar — Ledaknews.com. Emosi Joko  pecah. Melalui siaran langsung di Facebook, pria yang mengaku kecewa terhadap penanganan kasus kematian anaknya itu melontarkan kritik tajam kepada penyidik Polres Ketapang yang dinilai lamban dan tidak menunjukkan progres berarti selama dua tahun terakhir.

Dalam video live di akun “Jack Sobat”, Joko mengungkapkan bahwa penyidik sebelumnya sempat berjanji akan menaikkan status kasus anaknya pada awal tahun. Namun hingga kini, janji tersebut disebut tak kunjung terealisasi.

“Kemarin berjanji mau naikan kasus anak saya di awal tahun, tapi kenyataannya apa? Kapolres tinggal diam,” tegas Joko dengan nada geram.

Ia mengaku merasa dikhianati dan kecewa berat karena menilai perjuangannya mencari keadilan seolah diabaikan. Bahkan, Joko menyebut dirinya selama ini banyak membantu pihak kepolisian, namun saat keluarganya membutuhkan kepastian hukum, respons yang diterima justru mengecewakan.

Tak hanya itu, Joko juga menyoroti gelar perkara khusus yang disebut batal dilakukan tanpa penjelasan jelas. Kekesalannya semakin memuncak lantaran dirinya mengaku tidak dilibatkan saat proses olah TKP berlangsung.

“Kasus ini sudah dua tahun berlalu, tapi belum ada kejelasan,” ungkapnya.

Pernyataan keras Joko kini menjadi sorotan warganet dan memicu berbagai reaksi di media sosial. Banyak netizen mempertanyakan sejauh mana perkembangan penanganan kasus tersebut dan berharap aparat penegak hukum segera memberikan kepastian kepada keluarga korban.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polres Ketapang belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan yang disampaikan Joko Santoso.(Tim/Red) 

Sumber: Facebook Jack Sobar

Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada pihak yang disebut dalam berita ini sesuai aturan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999.

Recommended For You

About the Author: ledaknews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *