Ketapang, Kalbar – Ledaknews.com. (08 Febuari 2026). Ratusan jamaah dari berbagai daerah memadati pelaksanaan Ziarah Akbar 2026 yang digelar di tiga makam bersejarah di Kecamatan Tumbang Titi, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Jumat (7/2/2026). Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh haru sebagai wujud kecintaan umat Islam terhadap para tokoh pendahulu.
Tiga makam yang menjadi tujuan ziarah yakni makam Panglima Tentemak, KH Muhammad Said, dan Uti Usman. Sejak pagi hari, kawasan makam Panglima Tentemak telah dipadati ratusan kendaraan roda empat dan puluhan sepeda motor. Acara dimulai sekitar pukul 09.15 WIB dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat.
Ketua Panitia Ziarah Akbar 2026, Muhammad Iswadi (Amiadi), menegaskan bahwa kegiatan tersebut murni lahir dari kesadaran dan semangat umat Islam, tanpa muatan politik atau kepentingan pihak tertentu.
“Ziarah Akbar ini digerakkan oleh hati umat Muslim untuk menghidupkan tradisi ziarah, terlebih di bulan Sya’ban yang penuh berkah,” ujar Amiadi dalam sambutannya.
Ia juga menyampaikan harapan agar kegiatan ziarah ini dapat berkembang menjadi destinasi wisata religi serta mendorong pengusulan ketiga tokoh yang diziarahi sebagai Pahlawan Nasional.
“Kami berencana mengusulkan kepada Dinas Sosial agar Panglima Tentemak, KH Muhammad Said, dan Uti Usman dapat dipertimbangkan sebagai Pahlawan Nasional atas jasa dan peran besar mereka,” tegasnya.
Usai ziarah di makam Panglima Tentemak, rombongan jamaah melanjutkan perjalanan secara konvoi menuju makam KH Muhammad Said. Di lokasi tersebut, jamaah melaksanakan salat Zuhur berjamaah, dilanjutkan dengan istirahat dan makan siang. Panitia menyediakan hidangan prasmanan bagi tamu undangan, sementara jamaah membawa perbekalan masing-masing.
Rangkaian acara kemudian diisi dengan tahlil, zikir, dan sholawat bersama. Perjalanan ziarah berlanjut ke makam Uti Usman. Antusiasme jamaah semakin terasa, terutama saat melintasi jembatan gantung menuju lokasi makam, yang menjadi momen kebersamaan dan keakraban antarpeziarah.
Ziarah Akbar 2026 ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Rois Suriah Kecamatan Tumbang Titi, Ustadz Mas’udi, serta tausiyah penutup oleh Ustadz Juenii Ahmad dari Sungai Melayu.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Juenii Ahmad menekankan pentingnya menjaga persatuan umat Islam dan meneladani perjuangan para tokoh terdahulu.
“Ziarah ini menjadi bukti kuat persatuan umat Islam dari berbagai suku dan elemen masyarakat dalam menjunjung tinggi syariat Allah SWT, khususnya di bulan Sya’ban. Semoga semangat menghormati para pejuang agama ini menjadi teladan bagi daerah lain,” ujarnya.
Kegiatan Ziarah Akbar 2026 menjadi simbol kuatnya ukhuwah Islamiyah serta kecintaan umat Muslim terhadap sejarah dan perjuangan para pendahulu di Tumbang Titi.
Red
Sumber: (Laskar Kedang)