Ketapang, Kalimantan Barat— Ledaknews.com. Kebijakan Bupati Ketapang Alexander Wilyo yang mendorong keterlibatan perusahaan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR) untuk perbaikan infrastruktur mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Langkah tersebut dinilai sebagai solusi konkret atas persoalan akses jalan yang telah lama dirasakan warga, khususnya pada ruas Tumbang Titi–Beringin.
Masyarakat menilai kebijakan ini sebagai bentuk respons cepat dan tepat pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan dasar warga. Ruas jalan Tumbang Titi–Beringin selama ini merupakan akses vital yang menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, serta layanan kesehatan masyarakat di wilayah tersebut.
Sejumlah tokoh masyarakat menyampaikan apresiasi atas inisiatif Bupati Ketapang yang dinilai mampu menghadirkan terobosan pembangunan tanpa sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Kami sangat mengapresiasi kebijakan Bupati yang mendorong perusahaan ikut bertanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Ini bukti kepedulian nyata pemerintah terhadap kondisi warga,” ujar salah seorang warga Tumbang Titi.
Menurut warga, keterlibatan perusahaan melalui program CSR diharapkan tidak hanya mempercepat perbaikan jalan, tetapi juga memperkuat hubungan kemitraan antara dunia usaha dan masyarakat setempat. Infrastruktur yang memadai dinilai akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan dan kelancaran aktivitas sehari-hari.
Masyarakat berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan pemerintah desa ini dapat segera direalisasikan di lapangan. Selain itu, skema kerja sama tersebut diharapkan menjadi contoh sinergi berkelanjutan dalam pembangunan infrastruktur di Kabupaten Ketapang, terutama di wilayah-wilayah yang selama ini masih mengalami keterbatasan akses.
Verry