Warga Durian Sebatang Kecewa, Pemkab Kayong Utara Dinilai ‘Tutup Mata’ Atas Karhutla dan Musibah Kebakaran

Kayong Utara, Kalbar – Ledaknews.com// Kepemimpinan  Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, bersama jajarannya menuai kritik tajam dari masyarakat Desa Durian Sebatang, Kecamatan Seponti. Pemerintah daerah dinilai abai dan tak menunjukkan simpati di tengah rentetan bencana musibah kebakaran pemukiman serta krisis Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang melanda wilayah tersebut.

​Kekecewaan warga memuncak setelah insiden kebakaran dahsyat melahap habis empat unit rumah warga setempat. Hingga saat ini, belum ada respons nyata, kehadiran fisik, maupun kepedulian dari pimpinan daerah di lokasi kejadian. Padahal, rekaman video musibah tersebut telah viral di berbagai media sosial dan diteruskan langsung ke kontak pribadi para pejabat terkait.

​Dalam unggahan di akun Facebook Subyjaro Kpt, salah seorang warga setempat bernama Subyhajo menyampaikan kekecewaan mendalam atas sikap responsif pemerintah daerah yang dinilai sangat minim.

​”Sampai hari ini pemimpin daerah Kabupaten Kayong Utara belum tampak wujudnya layaknya seorang pemimpin. Empat rumah terbakar seakan mereka tutup mata dan telinga. Padahal video sudah viral dan dikirim ke WhatsApp pribadi mereka, jangankan untuk membalas, menanyakan kejadiannya pun tidak. Sungguh miris,” tegas Subyhajo dalam keterangannya yang diunggah di Facebook.

​Subyhajo menambahkan, selain musibah kebakaran rumah warga, Desa Durian Sebatang juga dibiarkan berjuang sendiri menghadapi krisis Karhutla dan kabut asap tebal sejak awal musim kemarau. Masalah diperparah oleh krisis air bersih, di mana warga mengaku belum pernah menerima pasokan atau bantuan air bersih satu liter pun dari pemerintah daerah.

​Kondisi ini memicu kemarahan publik yang merasa Desa Durian Sebatang diperlakukan seperti “anak tiri” dalam perhatian dan pembangunan daerah. Warga secara tegas menuntut respons nyata dari Bupati Romi Wijaya dan jajaran Pemkab Kayong Utara untuk segera turun tangan membela hak-hak rakyat.

​Jika pemerintah daerah terus-menerus abai dan menutup mata terhadap penderitaan masyarakat di tingkat bawah, warga mempertanyakan urgensi kepemimpinan daerah saat ini, bahkan mengancam akan menuntut pengembalian alokasi aset serta pajak dari wilayah mereka.

Hingga berita ini diterbitkan belum ada tanggapan atah rilis resmi dari Bupati dan jajaran Pemkab Kayong Utara. Media masih berupaya Meng hubungi Bupati demi perimbangan berita.

Redaksi membuka ruang seluas-luasnya bagi Bupati Kayong Utara maupun pihak terkait sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999.(Yun) 

​

​Warga Durian Sebatang kritik Pemkab Kayong Utara yang abai atas Karhutla & kebakaran 4 rumah. Bantuan diminta segera.

​

​#KayongUtara #BeritaKayongUtara #Seponti #DurianSebatang #KarhutlaKalbar #KritikPemerintah #KeadilanMasyarakat #InfoKalbar

Recommended For You

About the Author: ledaknews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *