Tokoh Masyarakat Apresiasi Kinerja AW-JAM,Seleksi Pejabat Eselon II Transparan dan Akuntabel

Ketapang, KalbarLedaknews.com.(15 April 2026). Dukungan publik terhadap kepemimpinan Bupati Alexander Wilyo bersama Wakil Bupati Jamhuri Amir terus menguat. Sejumlah tokoh masyarakat menilai duet tersebut berhasil menghadirkan perubahan nyata sekaligus menjaga soliditas dalam menjalankan roda pemerintahan.

Kekompakan keduanya dinilai menjadi kunci dalam mendorong percepatan pembangunan daerah. Dalam berbagai agenda resmi, kehadiran Bupati dan Wakil Bupati yang hampir selalu bersama mencerminkan sinergi kuat serta keselarasan visi dalam membangun Ketapang.

Tokoh masyarakat Kendawangan, H. Muchyar Dinet, menegaskan bahwa kinerja pasangan AW–Jam selama satu tahun terakhir menunjukkan capaian positif dengan arah pembangunan yang semakin jelas dan terukur.

“Secara umum kinerja mereka baik. Kita melihat ada arah pembangunan yang jelas, dan harapan kita program ini terus berlanjut secara berkesinambungan,” ujarnya.

Apresiasi serupa disampaikan H Abdulbat yang menilai kinerja pemerintah daerah saat ini lebih progresif dengan bukti nyata di lapangan. Salah satu indikator yang disorot adalah perkembangan pembangunan ruas jalan Pelang–Kepuluk yang sebelumnya menjadi perhatian publik dan kini menunjukkan kemajuan signifikan.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa pemerintah daerah tidak hanya fokus pada perencanaan, tetapi juga realisasi pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya peran media sebagai pilar informasi publik. Media, kata dia, harus mampu bersinergi dengan pemerintah sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial melalui kritik dan masukan yang konstruktif.

Sementara itu, Ketua Dewan Adat Dayak Ketapang, Heronimus Tanam, menegaskan bahwa proses seleksi pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang telah berjalan transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia menjelaskan, mekanisme pengangkatan dilakukan melalui tahapan seleksi terbuka, mulai dari penjaringan, penilaian kompetensi, hingga rekomendasi yang disusun secara objektif.

“Prosesnya terbuka dan berbasis sistem peringkat. Hasil seleksi diumumkan secara transparan sehingga mencerminkan akuntabilitas dan kepatuhan terhadap regulasi,” tegasnya.

Tanam juga menekankan bahwa kepala daerah tidak terlibat langsung dalam penentuan akhir, karena seluruh tahapan mengacu pada mekanisme seleksi terbuka yang telah diatur secara ketat.

Dengan capaian kinerja yang dinilai positif serta tata kelola pemerintahan yang semakin transparan, kepemimpinan AW–Jam dinilai berada pada jalur yang tepat untuk mendorong pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Ketapang.

(Red) 

Recommended For You

About the Author: ledaknews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *